Warga Tolak Ganti Rugi Lahan KA

28 July 2019 Author :  
PANGKEP, JW -- Warga pemilik lahan kereta api(KA) menolak nilai ganti rugi pembebasan lahan.
 
Warga menyebut, harga yang diberikan sangat tidak pantas. Permeter tanah hanya dihargai Rp65 ribu permeter.
 
Salah seorang warga Kecamatan Pangkajene, Irwan yang lahan persawahannnya terkena dampak jalur KA, terang-terangan menolak adanya jalur KA di wilayahnya itu, apabila pihak Balai KA hanya membeli dengan harga sangat murah.
 
"Jelas saya tidak setuju kalau harga sawah saya hanya dibeli Rp65 ribu per meternya. Banyak sekali masyarakat tidak setuju, sebab ini lahan bisa panen tiga kali setahun. Tetapi mau dibeli dengan harga sangat murah," bebernya.
 
Senada dengan itu, salah seorang warga Kecamatan Minasatene, Muhammadong juga mengeluhkan harga yang dinilai tidak wajar. Terlebih lagi lahannya yang berdampak merupakan lahan beserta dengan bangunan rumah miliknya.
 
"Harga tidak sesuai, sangat murah. Sementara ini tanah beserta bangunannya. Harga juga tidak sesuai dengan pengklasifikasiannya, harga lahan saya yang ada bangunan hanya dihargai Rp72 ribu per meternya," paparnya.
(Sah/AdmJW)
17 Views
Admin
Login to post comments