Hina Masyarakat Pulau, Warga Takalar Resmi Dilaporkan ke Polisi

16 January 2020 Author :  

PANGKEP, JW -- Kisruh komentar salah seorang pengguna media sosial Facebook yang tergolong mendiskriminasi masyarakat pulau di salah satu grup Facebook Pangkep berbuntut panjang.

Akun atas nama Indhawati Ilyas resmi dilaporkan ke polisi oleh salah satu warga pulau di Pangkep, Jamaluddin. Laporan resmi itu diterima pada Selasa, 17 Januari 2020 dengan nomor STTPL/09/1/2020/SPKT Polres Pangkep.

Jamaluddin menjelaskan bahwa pelporannya yang dilakukan untuk memberikan efek jera kepada terlapor yang diketahui merupakan warga Takalar tersebut. Sebab komentarnya yang mendikriminsikn masyarakat Pulau sangat menyakitkan hati masyarakat Pangkep, utamanya masyarakat pulau.

"Kami telah melaporkan akun atas nama Indhawati Ilyas di polres pangkep dengan aduan tindakan rasis serta pencemaran nama baik orang pulau pangkep. Saya harap polisi bisa menindaklanjuti kasus tersebut," ungkapnya, Rabu, 15 Januari di Warkop Osar.

Seperti diketahui, dalam postingan akun Indhawati Ilyas pada Grup Facebook Pangkep, di menuliskan kata-kata rasis berupa "Memang kalau orang pulau, kebanyakan tidak ada sekolahnya, kampungan, dan tidak tau etika tatakrama." Dia sendiri mengomentari sebuah postingan yang dilakukan warga pulau karanrang Pangkep, yang dianggap melakukan pelecehan agama karena memainkan tatacara salat.

Hal ini pun membuat masyarakat Pangkep geram. Dan kemudian menuntut yang bersangkutan untuk minta maaf, namun tak dihiraukan. Saat ini akun Indhawati Ilyas telah dikunci privasinya sehingga tak bisa lagi dilihat. (Mcpangkajene)
 
 
 
11 Views
Rifai
Login to post comments