Rifai

Rifai

Pangkep, JW -- Pada Senin Siang (11/11/2019) menjadi awal AKBP Ibrahim Aji, S.Ik menginjakkan kakinya di halaman Polres Pangkep, pasca dilantik menjadi Kapolres Pangkep menggantikan AKBP Tulus Sinaga, S.Ik, MH.
 
Saat tiba di Gerbang Mapolres Pangkep, Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji, S.Ik yang didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Pangkep Ny. Ida Ibrahim Aji disambut dengan Tradisi Angngaru dan Tari Paduppa oleh Polwan Polres Pangkep dan terlihat Ratusan personil Polres Pangkep berkumpul menyambut kedatangannya.
 
Seusai Prosesi Penerimaan dilanjutkan dengan Paparan Kesatuan Serah Terima Jabatan Kapolres Pangkep di Aula Endra Darmalaksana
 
Selanjutnya Apel bersama yang diikuti seluruh Pejabat Utama Polres dan Polsek jajaran tersebut, diawali oleh Kapolres baru AKBP Ibrahim Aji, S.Ik untuk pertama kalinya memperkenalkan diri di hadapan keluarga besar Polres Pangkep dan Ia menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan luar biasa yang diberikan baginya.
 
“Terima kasih sudah menyambut kami dengan acara tradisi. Mohon dukungan kerjasama, apa-apa yang sudah diberikan kepada Kapolres lama tolong diberikan juga kepada Kami,” ujar AKBP Ibrahim Aji, S.Ik.
 
Lebih lanjut, dirinya siap melanjutkan program-program yang sudah dilaksanakan oleh Kapolres lama. “Program-program Kapolres lama akan kami lanjutkan, tentunya dengan dukungan rekan-rekan Polres Pangkep,” tegasnya.
 
Semoga AKBP Tulus Sinaga diberikan kelancaran, kemudahan dan kesuksesan dalam melaksanakan tugas baru, di akhir Sambutannya.
 
Kapolres Pangkep yang lama AKBP Tulus Sinaga, S.Ik, MH memberikan sambutan terakhir sekaligus berpamitan dengan keluarga besar Polres Pangkep.
 
Pertama-tama menyampikan permohonan maaf kepada seluruh personil apabila dari kebijakan saya ada tutur kata yang tidak berkenan, karena itu semua saya lakukan untuk memberikan pelayanan terbaik dan bermanfaat bagi masyarakat serta kehadiran kita diimpikan atau ditunggu-tunggu karena itulah sebetulnya esensi tugas pokok kita,“ Ucap AKBP Tulus Sinaga.
 
“Terima kasih kepada seluruh personil yang telah membantu saya selama ini dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Pangkep dan semoga itu bisa bernilai Ibadah, Terakhir saya mohon pamit semoga lain kesempatan kita bisa bertemu kembali," Tutupnya. (Mcpangkajene)
Pangkep, JW -- Ketua KPUD, Burhan SH, bersama dengan Ketua Bawaslu Pangkep, Syamsir Salam dan pemkab  menandatangani naskah perjanjian hibah daerah (NPHD).Jumlah anggaran yang ditandatangani dan sepakati  untuk KPUD sebanyak Rp 25 miliar dan Bawaslu Rp 8,6 miliar. 
 
Burhan menjelaskan itu usai menandatangani NPHD, di kantor DInas Pengelola Keuangan DaeArah (DPKD), Senin sore (11/11) bahwa pihaknya sudah akan memulai melaksanakan beberapa tahapan setelah adanya kesepakatan anggaran. Rencananya besok, kami akan mulai bekerja sosialisasi, kata Burhan. Ia juga menjelaskan  jika anggaran yang diperolehnya itu akan dimanfaatkan secara maksimal. 
 
Selanjutnya Ketua Bawaslu Syamsir Salam SAg, MH, juga mengungkapkan bahwa anggaran yang disepakati sebanyak Rp 8,6 miliar. Pihaknya akan segera melakukan berbagai tahapan di bidang pengawasan diantaranya merekrut panwascam. 
 
Sementara itu, Dra.Hj.Jumliati MSi Sekkab Pangkep, menjelaskan bahwa ketiga pihak sudah sepakat dengan anggaran yang ada. Ia berharap tidak adalagi masalah terhadap anggaran Pilkada untuk Pangkep. Proses pilkada tahun 2020 pun diharapkan dapat berjalan sesuai aturan dan tahapan yang sudah disusun KPUD setempat. (Mcpangkajene)
PANGKEP, JW - Kepala Kejaksaan Negeri Pangkep, Firmansyah Subhan dengan berat hati melepas Kepala Seksi Intelijen Kejari Pangkep, Mustar untuk bertugas ditempat baru. 
 
Hal tersebut diutarakan Firmansyah saat menyampaikan sambutan di acara lepas sambut Kasi intel kejari Pangkep, di kantor Kejaksaan Negeri Pangkep, senin (11/11).
 
"Mutasi adalah hal biasa, karena kegiatan ini adalah menyangkut jenjang karir, jadi mau tidak mau harus dilakukan, meski berat hati," tutur Firmansyah Subhan.
 
Firman menilai jika selama mengabdi sebagai kasi Intelijen di kabupaten Pangkep Mustar banyak memberi kontribusi, termasuk mendongkrak prestasi Pangkep di ajang olah raga.
 
"Pak mustar ini punya perhatian yang sangat luar biasa, dan ini prestasi bagi saya karena yang saya pimpin mampu berprestasi, dan pak Mustar ini orang yang juga ikut memberi sumbangan untuk prestasi dua besar kita di Porda," tambah Firman.
 
Firman berharap dan menitip pesan agar pejabat baru yang menggantikan, dapat bekerja maksimal, dan terus membangun hubungan baik kepada masyarakat dan pemerintah kabupaten Pangkep.
 
"Kepada pejabat baru, agar memahami bahwa di Pangkep ini sudah terjalin hubungan baik, sinergi dan rasa kekeluargaan yang sudah terjalin sedemikian rupa, ini harus selalu dijaga," tutup Pria kelahiran Banjarmasin tersebut.
 
Terpisah Kasi intel Kejari Mustar menyampaikan terima kasihnya, dirinya hanya berpesan agar jangan cepat puas atas prestasi yng diraih, justru menjadi motivasi untuk terus berbuat.
 
"Terima kasih seluruh pihak yang banyak membantu selama saya mengabdi disini, saya menitip pesan agar terus berfikir yang biak, dan berbuat yang terbaik, jangan pernah menepuk dada karena kewenangan, tapi ketuk kepala dan hati nurani kita untuk tujuan bersama," singkat Mustar.
 
Sementara itu Kasi intelijen Kejari Pangkep yang baru Andri Zulfikar berjanji akan bekerja maksimal, melanjutkan kerja kerja positif pejabat lama, dan berusaha bekerja lebih baik.
 
"saya janji akan bekerja maksimal, melanjutkan program positif dari pak Mustar, termasuk bila ada hal yang belum dijalankan insyaallah saya akan memaksimalkan hal tersebut," ungkap Andri.
 
Kasi intel kejari Pangkep, Mustar dipindah tugaskan ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, sebaga kasi ekonomi dan keuangan, sementara yang menggantikan yakni Andri Zulfikar yang sebelumnya bertugas di Kejaksaan Agung RI, sebagai satgas TP4. (Mcpangkajene)
 

BKKPD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulawesi Selatan telah mengumumkan secara resmi formasi penerimaan CPNS dengan kuota yang diberikan oleh Kemenpan-RB sebanyak 196 Formasi, yang terdiri dari :

 A. 50 Orang Tenaga Pendidik

  • Guru Kewarganegaraan = 1 Orang
  • Guru TIK = 1 Orang
  • Guru Kelas = 46 Orang
  • Guru Agama Islam = 2 Orang

 B. 78 Orang Tenaga Kesehatan

  • Pembimbing Kesehatan Kerja = 1 Orang
  • Asisten Penata Anestesi = 1 Orang
  • Perekam Medis = 1 Orang
  • Fisioterapis = 2 Orang
  • Asisten Apoteker = 1 Orang
  • Apoteker = 2 Orang
  • Bidan = 15 Orang
  • Perawat = 26 Orang
  • Dokter Gigi = 6 Orang
  • Dokter Umum = 18 Orang
  • Dokter Spesialis = 5 Orang

 C. 64 Orang Tenaga Teknis (Penyandang Disabilitas 4 Oarng Dari tenaga Teknis)

  • Pejabat Analis = 35 Orang
  • Pejabat Pengelola = 13 Orang
  • Pejabat Teknis Lainnya = 20 Orang

 Berikut Rincian Formasi Dan Persyaratan : Link Download

PANGKEP, JW - Kompol Mustafa Sani, Wakapolres Pangkep saat dihubungi lewat seluler Wa nya Kamis malam (7/11) mengatakan bahwa atas adanya laporan masyarakat bahwa ada warga di kampung Maleleng Kelurahan Sibatu Kecamatan Pangkajene meninggal karena gantung diri,

“Korban  mengidap penyakit Depresi karena selama 3 bulan anak dan istrinya meninggalkan korban seorang diri” ujarnya.

Kompol Mustafa bersama Piket Satuan Fungsi Polres Pangkep yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) gantung diri mengatakan bahwa Korban atas nama Lk. Muh Arafah (40) pertama kali di temukan oleh Saksi Lk. Agil (13) dalam keadaan sudah tergantung di dalam rumahnya.

“Setelah mendapat informasi Bhabinkamtibmas langsung mendatangi TKP dan korban sudah di turunkan oleh pihak keluarga dalam keadaan sudah tidak meninggal dan langsung di larikan ke rumah sakit umum batara siang Kab. Pangkep untuk di Visum”  ujarnya.

Sesuai hasil Visum terhadap tubuh korban ditemukan pada celana dalam korban terlihat bercak air yang membasahi celana korban yang di duga sperma korban, air liur yang keluar dari mulut, lebam pada daerah punggung serta kaki dan di leher korban terdapat bekas jeratan tali yang di pergunakan korban untuk gantung diri.

Saksi Kadir saudara korban (32) dan Pr. Satriani saudara Korban(30)mengatakan, bahwa korban  mengidap penyakit Depresi karena selama 3 bulan anak dan istrinya meninggalkan korban seorang dirisaksi melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di kamar rumah, karena kaget saksi memberitahukan Lk. Kadir dan Pr. Satriani lainya tentang kejadian tersebut.

Wakapolres mengatakan bahwa Pihak Kepolisian khususnya piket Fungsi Satuan Reskrim telah menyarankan kepada pihak keluarga untuk di lakukan Autopsi untuk mengetahui secara medis penyebab kematian korban, namun pihak keluarga menyatakan Tidak bersedia dilakukan Autopsi sehingga sat reskrim langsung membuatkan surat pernyataan tidak dilakukan autopsi.

Kemudian pihak keluarga menyampaikan bahwa dengan kejadian tersebut pihak keluarga telah mengiklaskan kematian Korban dan Murni Gantung Diri dan bersedia membuat pernyataan Keberatan dilakukan Autopsi terhadap kematian korban dan tidak akan menuntut siapapun dalam hal kematian korban, paparnya. (Mcpangkajene)

Pangkep, JW -- Telah berlangsung pendistribusian paket bantuan berupa ayam, pakan dan obat-obatan kepada RTMP (Rumah tangga miskin pertanian) yang diselenggarakan oleh Direktorat jenderal peternakan dan kesehatan hewan Kementerian pertanian tahun 2019 di Provinsi Sulawesi selatan bertempat dik Kantor Kelurahan Balleangin, Kec. Balocci, Kab. Pangkep pada Jumat (08/11/2019).
 
Kegiatan tersebut dihadiri dan dipantau langsung oleh : Tim penyedia PT. BIB Lembang Dr. Rudi Harsono, Agus, SST, Yayan, Asef yang hadir Dari Dinas pertanian dan pangan Kab. Pangkep Dr. Aceng, Darwin, SPI, MSI, Halida, Kepala Keluraha Balleangin Amira, ST, MM., Bhabinkamtibmas Kelurahan Balleangin dan Babinsa serta Masyarakat yang menirima bantuan.
 
Untuk Kelurahan Balleangin mendapat jatah 202 RTMP (Rumah tangga miskin pertanian) Jumlah Ayam 10100 ekor , pakan 30.300 kilo, obat obatan 202  dimana setiap kk mendapatkan 50 ekor, tiga karun pakan dan satu bungkus obat obatan. Program tersebut merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat yang kurang mampu khususnya dalam bidang pemeliharaan dan pengembangbiakan ternak ayam petelur. (Mcpangkajene)
Page 1 of 158