Rifai

Rifai

PANGKEP, JW -- Hingga hari kesebelas ,  Rabu (11/9) jadwal pengambilan dan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati di Kantor DPC PDIP Pangkep. Terhitung sudah sembilan bacabup -bacawabup yang mengambil formulir pendaftaran.

Para bakal calon Bupati dan wakil bupati yang datang mengambil formulir yakni sejumlah tokoh seperti Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana, mantan Wabup Rahman Assegaf yang juga Ketua DPD II Partai Berkarya , Ketua DPC Gerindra Arsyad Kunnu, Ketua DPD Nasdem Muhammad Yusran Lologau,  Taufiq Fakhruddin, Muammar Muhayang, Luthfi Hanafi, Bachtiar Gaffar dan Andi Ilham Zainuddin ( AIZ)

Ketua DPC PDIP Pangkep, Abd Rasyid yang dihubungi Rabu ( 11/9) membenarkan jika pada hari kesebelas sudah sembilan bacabup dan bacawabup yang datang mengambil formulir pendaftaran. Ketua Harian DPD II Golkar Pangkep Andi Ilham Zainuddin ( AIZ) merupakan tokoh kesembilan yang datang mengambil formulir pendaftaran.

"Alhamdulillah sejumlah tokoh datang mengambil formulir pendaftaran untuk Pilbup Pangkep 2020. Termasuk Wabup Pangkep Syahban Sammana, mantan Wabup Rahman Assegaf, Taufiq Fakhruddin, Muammar Muhayang, Muhammad Yusran Lologau, Arsyad Kunnu, Luthfi Hanafi, Bachtiar Gaffar dan Ketua Harian DPD Golkar Pangkep Andi Ilham Zainuddin " kata Rasyid.

Legislator yang kembali terpilih sebagai anggota DPRD Pangkep ini menyatakan merupakan parpol pertama yang membuka pendaftaran untuk Pilbup Pangkep 2020.

"Kita tetap memberikan kesempatan kepada bakal calon Bupati dan wakil bupati dari luar kader PDIP untuk datang mendaftar. Pokoknya PDIP welcome kepada siapa saja yang mau bertarung dipilbup partai pimpinan Ibu Megawati Soekarno Putri, " pungkasnya (Mcpangkajene)

Pangkep, JW -- Pangkep kini mulai menerapkan Pajak Restaurant dan warung makan secara online. Alat ini selain terhubung dengan pihak petugas di Dispenda juga terpantau langsung KPK.
 
Plt. Badan Pendapatan Daerah, Dra. Hasma  Rappung, saat ditemui usai menghadiri monitoring evaluasi dengan KPK di Parepare, Kamis (12/9). Ia mengatakan beberapa warung makan telah menerapkannya pada tahun ini. Kami akan menambah lagi alat 20 unit.
 
Penerapan  alat ini, setiap transaksi di warung akan dikenakan pajak 10 persen secara langsung. "Bukan pemilik warung yang dikenakan tapi konsumennya" katanya. Transaksi itu dipantau dan secara terbuka dilihat melalui alat yang mirip tv mini itu.
 
Adlinsyah Malik Nasution, koordinator Wilayah VII  Koordinasi dan Suvervisi KPK menjelaskan jika alat pajak online itu harus diterapkan sesuai kriteria yang ada. Minimal pendapatan Rp 1 juta baru dikenakan pajak. "Kita lihat juga kondisinya. Tapi pemilik warung atau restourant harus sadar dan terbuka terhadap pendapatannya," jelasnya. Jumlah warung makan di Pangkep mencapai sekitar 150 buah. (Mcpangkajene)
PANGKEP, JW – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pangkep menindaklanjuti keluhan warga terkait aktivitas tambang marmer di Kampung Bontoa, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Minasatene, Pangkep.

Keluhan terkait aktivitas tambang marmer tersebut adalah milik PT Wutama Tri Makmur.

Beberapa keluhan mereka seperti debu, bisingnya suara alat berat hingga memberi dampak negatif ke air sumur warga.

Sekretaris DLH Pangkep, Andi Agustina Wangsa mengaku akan mengambil langkah terkait keluhan warga tersebut.

"Kita sudah tinjau langsung dan memang berdampak pada warga," ujarnya.

Pihaknya, kini sudah menyurat ke provinsi untuk bersama-sama pihak PPLH DLH Provinsi melakukan pengawasan.

"Kami akan intens melakukan pengawasan bersama pihak PPLH DLH Provinsi Sulsel, terkait aktivitas penambangan yang dekat dengan pemukiman,  hingga menindaklanjuti," ungkapnya, Selasa (10/9/2019)

Sekedar diketahui, PT Wutama Tri Makmur pada tahun 2015 pernah dilayangkan sanksi administrasi oleh pihak DLH Pangkep.

Perusahaan ini disanksi karena banyaknya keluhan warga terkait mata air yang tercemar disekitar tambang.

Belum sadar juga, memberi dampak yang negatif perusahaan itu memperluas lagi wilayah tambang hingga 200 meter dari pemukiman warga. (Mcpangkajene)
 
 
 

 

PANGKEP, JW - Kapolres Pangkep AKBP Tulus Sinaga, S.I.K., M.H menggelar silaturahmi dengan mahasiswa yang berasal dari Papua dan menuntut ilmu di Kampus Politeknik Pertanian Pangkep, yakni Saudara Hosea Tasti, bertempat di Warkop Red Black, Desa Mandalle, Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep. Selasa (10/9/2019). Malam

Hal tersebut dilakukan Kapolres untuk memastikan bahwa pihaknya menjamin keamanan wilayah pasca terjadinya kerusuhan di daerah Manokwari papua yang kejadiannya menyebar dan berskala nasional.

“Kami dari jajaran Polres Pangkep memastikan melindungi semua warga, karena kita semua bersaudara,” ujar Kapolres kepada Mahasiswa Asal Papua Hosea Tasti.

"Masyarakat Kabupaten Pangkep khususnya di Kecamatan Mandalle adem dan sangat menjunjung tinggi hormat menghormati antar umat beragama, olehnya itu Kapolres Pangkep mengajak Saudara Hosea Tasti untuk beribadah bersama dan olahraga bersama pada akhir pekan ini.

Kapolres Pangkep juga sempat bertukar pengalaman tentang kehidupan selama berada di perantauan, bagaimana suka dukanya jauh dari keluarga dan harus menyesuaikan dengan adat istiadat atau budaya selama merantau di kampung orang.

“Kami dari kepolisian berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga warga, khususnya Kabupaten Pangkep ini, akan menjaga semaksimal mungkin Mahasiswa yang berasal dari papua, sebaik mungkin agar fokus menuntut ilmu dan jangan terpancing oleh isu yang belum tentu kebenarannya (hoax),” ungkap Kapolres Pangkep.

Silaturahmi tersebut juga dihadiri Kabag Ops Polres Pangkep Kompol Mustafa Sani, Kasat Intelkam AKP Taufik Ismail, S.H, Kasat Sabhara AKP Nirwan, Kapolsek Mandalle IPTU Hasanuddin (Mcpangkajene)

PANGKEP, JW - Andi Tenri Waru, Kepala Kelurahan Bonto Kio Kecamatan Minasate’ne Kabupaten Pangkep saat ditemui diruang kerjanya Rabu (11/9) mengatakan bahwa beberapa hari lalu, kami diperintahkan oleh Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana, untuk menelusuri sumber mata air yang ada diwilayah pesisir gunung kampung Talaka Kelurahan Bontokio.

“Gari hasil menelusuran kami diseputaran pesisir gunung tersebut, telah ditemukan, ada tiga sumber mata air yang memang selama ini menjadi sumber  irigasi, juga sumber air minum untuk masyarakat dilingkungan Kelurahan Bonto kio, termasuk desa Kabba Kecamatan Minasate’ne” ujarnya.

Dikatakannya bahwa sumber mata air yang dilaporkan masyarakat tersebut, harusnya memang dilakukan pembenahan, agar air yang dihasilkan dari tiga sumber mata air tersebut, diantaranya Sapiria, Belaka, Batang Lamara, kesumua ini tidak perna habis airnya, bahkan dipuncak panas seperti ini masih banyak airnya.

“Insya Allah, tahun depan kita akan benahi benahi sumber mata air ini, agar aliran airnya semakin bagus dan dapat terpelihara, bahkan bisa dijadikan wisata alam, yang penting sumber mata air ini tidak diganggu, sehingga air semakin bagus mengalir untuk air minum bahkan untuk air sawah” paparnya (Mcpangkajene)

PANGKEP, JW -- Badan Pengenbangan dan Penelitian Daerah (Balitbangda) Pangkep menggelar lomba inovasi. Sebanyak delapan organisasi perangkat daerah(OPD) pamerkan hasil inovasi.
 
Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid membuka langsung lomba dan pameran inovasi di kantor bupati, Rabu (11/9/19)
 
Bupati Pangkep dua periode itu menjelaskan, agar kegiatan ini menjadi acuan untuk terus berprestasi. Ia mengharapkan agar apa yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk pelayanan masyarakat. 
 
"Kita harapkan inovasi ini bukan hanya dipamerkan, tapi diaplikasikan dan semakin meningkatkan layanan kepada masyarakat,"ujarnya.
 
Hal senada disampaikan juga kepala Balitbangda, Risnawati Sakkirang, dalam laporannya menyampaikan jika Pangkep menjadi salah satu kabupaten dengan julukan daerah inovasi.
 
"Pangkep juga masuk dalam urutan ke empat dari 205 kabupaten kota yang meggelar inovasi tingkat nasional,"katanya.
 
Kepala Puslatbang LAN RI, Andi Taufiq menjelaskan, Pangkep selama ini dikenal sebagai kabupaten inovatif. Bahkan sudah menjadi tingkat dunia. 
 
"Terdapat inovasi dari Pangkep yang sudah diakui dunia, yakni Kelas Perahu. Harapan kita, akan banyak lagi inovasi yang lahir,"katanya.
 
Beberapa inovasi yang dipamerkan diantaranya, mie yang terbuat dari kulit jeruk Pamelo, tanaman hidroponik hingga penanganan banjir. (Mcpangkajene)
Page 1 of 130